Daftarsegera tour 5 hari ziarah wali songo. Popularitas dari wisata religi yang satu ini sangat . Pendaftaran langsung kepada panitia dimulai sejak beredarnya brosur Atawarkan dalam brosure promosi di sebut, calendar of event, yaitu brosur yang. Daftar segera tour 5 hari ziarah wali songo. Rute jiarah wali songo by jafar_ichsan
ruteziarah wali songo 30 jam kamis, 08 maret 2018. ziarah wali songo 30 jam. ziarah 30 jam wali songo "berkah" lanjut perjalanan menuju cirebon kami melalui di jalan tol yg panjangnya 170 km totalnya, tol terpanjang tol cipali 102km, tarifnya sekali lewat 117.000 makanya kami sarankan disini kalau bisa kartu e-toll terisi 200.000 saldonya
Odong-odong dilarang dioperasikan di jalan," kata Aan Suhanan. Baca Juga: Serahkan Diri ke KPK, Mardani Maming Mengaku Tak Melarikan Diri, Tapi Ziarah Wali Songo 29 Juli 2022, 07:27 WIB. Terpopuler. 1. Semua Rute 29 Juli 2022, 17:30 WIB. Jababeka News.
Om5CQoL. Berikut adalah peta perjalanan yang saya lalui pada waktu melakukan trip "Tour de Walisongo"; Jakarta - Cirebon Perjalanan trip ini saya beri nama "Tour de Walisongo". Karena memang tujuanya adalah Ziarah ke Makam Walisongo yang terkenal itu. Perjalanan ini diawali dari rumah di Jakarta menggunakan Toyota Corolla DX "The Blues" tahun 82, kesayangan saya. Saya ditemani oleh 1. Sri Lestari Istri 2. Agus Pranoto Teman 3. Ulfa Syvia Teman The Blues Corolla DX '82 Dari Jakarta kami menuju ke Cirebon, ke Makam Sunan Gunung Jati. Berangkat dari Jakarta jam 1200, Hari Rabu, tanggal 14 November 2012. Tiba di area Makam Sunan Gunung Jati, sekitar jam 2100. Lalu kami melakukan ritual yaitu mandi di 7 sumur yang berbeda. Tips Bayarlah jasa penimba air sumur kepada pemandu saja, sehingga kita membayar all in kepada pemandu, tidak perlu lagi membayar jasa penimba untuk setiap sumur sejumlah 7 buah tersebut. Setelah itu barulah kami Ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati yang ditemani oleh pemandu orang lokal dengan biaya sekitar Rp. untuk jasanya, plus uang jasa penimba untuk tiap sumur Rp. Tips Jangan mudah percaya kepada pemandu yang menawarkan sesuatu, barang atau azimat dan lain-lain. Bayarlah jasanya sesuai deal di awal. Kalau mau memberikan tambahan tips silahkan saja. Banyak pengemis baik yang sudah tua maupun muda meminta dan sedikit agak memaksa. Jangan hiraukan mereka, tetap pada niat awal yaitu berziarah ke Makam Sunan Gunung Jati. Cirebon - Demak Setelah selesai melakukan Ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati Cirebon, kami langsung melanjutkan perjalanan menuju ke Demak, dengan tujuan ke Makam Sunan Kalijaga. Berangkat dari Cirebon sekitar pukul 0000 malam. Sampai di Demak masih pagi sekitar jam 0700, mencari sarapan di sekitar alun-alun depan Masjid Agung Demak. Ada banyak tukang jajan makanan disini dengan menu sangat bervariatif dan harga yang murah. Silahkan dicoba Nasi Gandulnya. Setelah kenyang barulah kami menuju ke Masjid Agung Demak. Kebetulah pada saat itu sedang ada perayaan karnaval. Masjid Agung Demak Masuk ke Masjid Agung Demak, menuju ke belakang Masjid adalah area Makam Raja Demak yaitu Raden Patah. Kami sempat salah sangka bahwa Makam tersebut adalah Makam Sunan Kalijaga, ternyata bukan, Makam Sunan Kalijaga bukan di area Masjid Agung melainkan di Desa Kadilangu, sekitar 2 km arah timur dari Masjid Agung Demak. Di lokasi tersebut juga ada Museum, namun Museum baru buka siang, tergantung datangnya penjaga Museum, Capee Dehhhh,,,, Setelah melakukan Ziarah ke Makam Raja Demak, maka kita meluncur menuju Desa Kadilangu, Makam Sunan Kalijaga. Tidak begitu sulit karena selain tidak terlalu jauh juga ada petunjuknya kok. Nah begitu masuk ke dalam gang menuju Makam Sunan Kalijaga, kami dihadang oleh orang tua nenek-nenek yang memberikan kertas bertuliskan sumbangan untuk perbaikan jalan. Pertanyaan saya adalah "Apakah pemerintah daerah setempat tidak memperhatikan hal ini sehingga untuk pembangungn jalan harus meminta-minta dari para pengunjung? Ataukah itu hanya rekayasa orang setempat untuk meraup uang dari para peziarah seperti kami?" Masuk ke dalam banyak sekali rumah penduduk yang disulap menjadi tempat parkir untuk motor maupun mobil. Silahkan dipilih mau parkir dimana. Lalu kita menuju lorong yang semrawut dan dipenuhi oleh para pedagang. Saya menemukan ada seorang nenek tua penjual kembang persis di depan pintu masuk Makam Sunan Kalijaga. Di depan pintu gerbang juga ada toilet dan wc yang dikomersilkan bagi pengunjung yang ingin bersuci dengan membayar Rp. per orang. Demak - Kudus Dari Makam Sunan Kalijaga kami melanjutkan perjalanan ke Makam Sunan Kudus di kota Kudus. Tidak terlalu sulit mencarinya karena ada di kota dan hampir setiap orang yang kami tanya mampu menunjukan dengan baik arah ke Makam Sunan Kudus tersebut. Sesampainya di area Makam Sunan Kudus kami direpotkan oleh banyaknya tukang foto amatir yang menawarkan jasa foto dengan harga Rp. per lembar foto. Kebetulan saya membawa kamera sendiri sehingga saya tidak ditawari setelah tau saya membawa kamera. Kamipun masuk kedalam area Makam, di dalamnya ada pendopo jawa kuno tempat beristirahat dan disampingnya ada tempat wudlu. Sendal berserakan, sampah juga, dan ada resepsionis yang menerima tamu dan membayar sekedarnya. Di Kudus ada 2 Makam Sunan yaitu 1. Sunan Kudus 2. Sunan Muria Masjid di Makam Sunan Kudus Gapura tangga menuju Makam Sunan Muria Setelah dari Makam Sunan Kudus kami melanjutkan perjalanan menuju Makam Sunan Muria. Arahnya ke timur utara kota Kudus, perjalanan mendaki bukit atau Gunung Muria. Disana ada banyak sekali Ojek yang menawarkan jasa untuk mengantar ke Makam. Karena kami belum tau maka kami meutuskan untuk berjalan kaki menuju Makam dengan menaiki anak tangga, yang ternyata anak tangga tersebut seolah-olah tiada habisnya untuk dipijak. Karena sudah menjadi tekad maka kami menetapkan hati untuk menaiki tangga tersebut. Sampailah kami di area Makam Sunan Muria. Tips Bagi yang mempunyai penyakit radang sendi dan manula saya menyarankan untuk naik ojek saja, karena tangga menuju Makam sangat banyak dan tinggi, gemetaran dan kesakitan akan menyiksa betis dan dengkul anda. Ongkos naik ojek sekitar Rp. Kudus - Tuban Dari Makam Sunan Muria sudah malam sekitar ba'da Isya sekitar pukul 2000, kami langsung melanjutkan perjalanan menuju Tuban yaitu Makam Sunan Bonang. Sampai di area Makam Sunan Bonang sekitar pukul 0100 dini hari, pas kebetulan habis acara Suro juga di alun-alun pelataran Masjid Tuban. Tuban - Lamongan Lokasi Makam Sunan Drajat Lamongan Setelah selesai melakukan ritual ziarah malam itu kami pun langsung melanjutkan perjalanan. Dari Tuban kami langsung meluncur menuju Caruban, Lamongan ke Makam Sunan Drajat. Perjalanan sangat melelahkan dikarenakan nonstop, rasa kantuk melanda, namun karena Niat dan Semangat yang tinggi saya tetap meneruskan perjalanan hingga Sempat nyasar alias kebablasan hingga ke pinggir pantai, buset jauh aja... Akhirnya berputar balik sekitar 5km, dikarenakan capek letih lemah lesu jadi konsentrasi nyetir agak berkurang. Sangat tidak dianjurkan nekat nyetir seperti saya ini apabila fisik sudah lelah sebaiknya berhenti untuk istirahat saja daripada dipaksakan nanti malah bisa celaka. Sampai di area Makam Sunan Drajat pagi buta subuh. Kamipun kongkow di warung dulu untuk minum kopi dan sarapan alakadarnya. Terlihat teman-teman sangat capek dan kusut. Demikian juga dengan saya tentunya. Lagi-lagi karena semangat yang tinggi maka kita tepiskan semua rasa capek. Terbayar dengan secangkir kopi dan roti isi. Setelah istirahat sejenak, kamipun membersihkan diri, mandi dan menjemur baju kemaren yang masih belum dicuci. Bau menyengat baju kotorpun tak pelak lagi. Kap mesin, atap, bagasi, jendela pintu The Blues jadi sasaran tempat jemuran.... Setelah membersihkan diri dan menjemur pakaian kotor, kami menuju ke Makam Sunan Drajat untuk ziarah. Lamongan - Gresik Dari Makam Sunan Drajat kami melanjutkan perjalanan ke Gresik menuju Makam Sunan Giri dan Syekh Maulana Malik Ibrahim. Dari Lamongan kami berangkat sudah agak siang sekitar pukul 0900. Sesampainya di Gresik sekitar pukul 1200 kami langsung menaiki tangga menuju Makam Sunan Giri yang terletak di Kebomas, Gresik. Tak perlu waktu lama kami melakuan ritual ziarah, perut kami pun keroncongan menagih untuk diisi. Makam Maulana Malik Ibrahim Gresik Kami makam di area Makam tersebut, banyak menu makanan yang tersedia dan disajikan dengan khas ala Jawa Timur. Untuk harga bisa dibilang murah meriah. Dari Makam Sunan Giri di perbukitan Kebomas, kami menuju ke Kota Gresik untuk ziarah ke Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim. Setelah bertanya sana-sini kami menuju ke Masjid Agung Gresik. Bertepatan dengan sholat Jumat, maka kami harus menunggu para jamaah selesai Jumatan. Setelah selesai kami pun bergegas menuju ke Masjid, kami bertanya pada Pengurus Masjid, namun ternyata Makam yang kami tuju tidak ada di area Masjid melainkan di Masjid yang lain. Alhasil kamipun pergi meninggalkan Masjid pertama menuju ke Masjid berikutnya sesuai petunjuk yang kami peroleh. Tidak jauh dari Masjid pertama kami langsung menemukan Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim. Ternyata sedang di pugar atau diperbaiki. Namun tidak menyurutkan niat kami untuk melakukan ritual Ziarah dengan kondisi yang ala kadarnya tersebut. Gresik - Surabaya Dari Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim kami langsung meluncur ke Toll Kebomas untuk menuju ke Makam Sunan Ampel di Surabaya. Perjalanan mudah karena melalui Toll dan cepat sampai di tujuan. Lokasi ada di sekitar pecinan daerah Ampel, Surabaya. Di depan Area Makam Sunan Ampel Sesampainya di area Makam Sunan Ampel kami merasa sangat lega, karena dengan demikian maka selesailah sudah Tour de Walisongo kami dengan tujuan berziarah ke Makam 9 Wali yang kondang dan disebut sebagai Walisongo itu yang menghasilkan karya luar biasa yang masih dapat kita jumpai hingga saat ini yaitu Masjid Agung Demak. Surabaya - Batu, Malang Karena kami merasa sudah menyelesaikan Tour de Walisongo ini maka kami berencana untuk pulang sambil pelesiran. Jadilah kami menuju ke Madura untuk menyebrangi jembatan Suramadu yang terkenal itu. Jembatan Suramadu Perjalanan pun kami lanjutkan menuju ke Batu, Malang, Jawa Timur. Dikarenakan penasaran dengan suasana di Batu yang katanya suejuk segar, maka kami membulatkan tekad untuk menuju ke arah Malang via Toll. Agak sedikit kerepotan juga bertanya sana-sini ujungnya nyasar entah kemana, tapi pada akhirnya kami dapat menemukan jalan Toll menuju ke arah Malang. The Blues masih ngacir ajah dan seolah tidak kenal lelah dipacu nonstop terus menerus. Meraung-raung dia digeber di dalam Toll menuju Malang. Namun Pak Agus kelelahan kelihatanya, hingga saya ambil alih kemudi dan mengajak The Blues untuk menaklukan jalan menanjak menuju kota Malang. Saya berhenti beberapa kali untuk menyetel The Blues yang mulai goyah. Setelah 3 kali penyetelan akhirnya The Blues kembali mengeluarkan tenaganya, meraung membelah jalan menuju kota Malang di malam gelap dan hujan deras. Saya memacu The Blues dengan kecepatan sekitar 80 km / jam, dan pedal gas terasa ringan saya injak hingga The Blues memuntahkan tenaga yang diharapkan. Waduk Pare Sampai di Batu sudah malam, kamipun berhenti di sekitar tempat rekreasi yang ada di Batu Malang. Keluar dari mobil hawa sejuk menerpa wajah kami, kami mencari makanan di lesehan yang ada di sana. Harga makanan disana sangat murah sekali, mie ayam hanya Rp. - saja. Kami pun memesan Ayan Bakar Kampung asli Batu, Malang. Rasanya MANTAPSSSSS!!! Dikarenakan rasa capek dan letih serta banyaknya pakaian kotor di bagasi mobil, maka saya memutuskan untuk menginap di Batu, Malang. Alhasil kamipun menginap di Villa daerah Batu, Malang. Saya mencari Villa dengan posisi dataran yang paling tinggi. Kamipun menemukanya dengan harga yang lumayan yaitu Rp. untuk 2 kamar. Lumayan mahal untuk daerah, bila dibanding dengan Villa yang saya punya di daerah Bogor, saya hanya menjual Rp. per malam, harganya 2 kali lipatnya broooo.... Malang - Sragen Setelah istirahat di Villa, Batu, Malang, dan mencuci pakaian kotor hingga kering, kamipun melanjutkan perjalanan menuju ke Sragen, Jawa Tengah. Kami berangkat sekitar pukul 1400, dengan diiiringi hujan lebat, beserta petir yang terdengar disamping kuping, mengingat kami berada di ketinggian. Sempat kaget juga mendengar petir ada di samping kami, seumur-umur petir kami dengar ada di atas kami, ini ternyata petir sejajar dengan kami. Perjalanan kami lakukan dengan pelan-pelan, dikarenakan kondisi cuaca dan jalan yang mendaki berkelok di pegunungan. Dan ternyata The Blues ngadat AC nya, dengan terpaksa kami melaju tanpa AC, diguyur hujan lebat, pandangan mata hanya 10 meter kedepan. Jembatan Kaponan Setelah melewati pegunungan dan pemandangan yang indah hutan belantara dan Waduk Pare kami menemukan tukang service AC. Namun ternyata teknisinya sedang keluar dan tidak ada di tempat. Di depan bengkel kami melihat ada pohon mangga yang lebat dan buahnya sudah mulai tua, dikarenakan penasaran maka kami pun meminta kepada yang punya, dan alhamdulilah dikasih malah dipersilahkan mengambil sebanyak-banyaknya. Namun saya cuma memetik satu saja untuk tombo kepengin. Jadilah kami melanjutkan perjalanan masih tanpa AC dan diguyur hujan yang mulai mereda. Kira-kira 2 km sebelum Tebu Ireng kami menemukan tukang AC, kami berhenti dan meminta kepada tekinisinya untuk membetulkan AC The Blues. Ternyata motor blower AC rusak, dan saya putuskan untuk diganti, kebetulan ada spare parts nya, perbaikan kira-kira memakan waktu sekitar 2 jam. Setelah beres dan dingin AC nya, kami langsung melanjutkan perjalanan menuju ke Sragen, Jawa Tengah melalui jalan Perak, Jombang. Sampai di kota Sragen sekitar pukul 2300 malam. Kami mencari makan di alun-alun kota Sragen, jadilah kami memesan Tongseng dan Sate Kambing ala Sragen. Dilanjut kami menginap di rumah punden keluarga Pak Agus di Kaponan, Jetak, Sidoarjo, Sragen, Jawa Tengah. Sragen - Tawangmangu Dari Sragen kami melanjutkan perjalanan menuju ke Grojogan Sewu, Tawangmangu, Solo. Terbayarkan rasa capek kami dengan menikmati indahnya air terjun "Grojogan Sewu". Tak lupa kami menikmati hidangan sate kelinci yang banya ditawarkan disana. Juga membeli cendera mata ala kadarnya. Diguyur hujan lebat dari Tawangmangu kami tetap melanjutkan perjalanan menuju ke Jogja. Pose Background Grojogan Sewu Dari Tawangmangu sore hari sekitar pukul 1700, kami melaju menuruni jalanan gelap karena hujan dan The Blues pun tetap semangat mengantarkan kami. Melewati kota Solo lanjut ke Klaten dan tibalah kami di jalan Malioboro, Jogja. Tawangmangu - Jogja Sampai di Malioboro pedagang sudah hampir pada tutup karena sudah pukul 2145, jadilah kami jalan-jalan dan belanja ala kadarnya pada pedagang yang hampir tutup tersebut. Setelah puas belanja kamipun melanjutkan perjalanan menuju ke Purworejo rumah orang tua saya. Sampai di Purworejo sekitar pukul 1200 malam, sayapun bertemu dengan Bapak Ibu dan keluarga disana. Senang rasanya bisa bertemu dengan orang tua dan sanak saudara setelah sekian lama tak jumpa. Sambil melepas penat kamipun ngobrol ngalor-ngidul sampai akhirnya kami tertidur karena capek dan kantuk melanda. Jogja - Purworejo Jalan dari Jogja menuju Purworejo sangat bagus, halus dan lancar. Tetap dibawah guyuran hujan kami melaju dengan tenang dan santai. Purworejo - Kebumen Paginya kami melanjutkan perjalanan menuju Kebumen untuk ziarah ke Makam Mbah Samirah di desa Banyuroto, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen Beriman. Ini adalah tempat saya dilahirkan, tempat saya dibesarkan, tanah tumpah darah saya. Banyak kenangan masa-masa kecil dahulu, masa-masa susah, masa-masa sekolah dan semua tentang masa kecil saya terbayang dalam kenangan. Sayapun bersimpuh di pusara Mbah Samirah, mendoakan beliau agar diterima disisi-Nya. Bersama Ibu dan Bapak Begitu besar jasanya kepada saya, mengurus dan merawat saya dari kecil hingga saya lulus sekolah STM disana, yang kemudian saya merantau dan menjadi seperti sekarang ini. Ya Allah, terimalah Mbah Samirah disisi-Mu, amin. Kebumen - Tegal Dari Kebumen malam itu juga kami melanjutkan perjalanan menuju ke kota Tegal, Jawa Tengah. Sampai di Tegal sekitar pukul 0100 pagi. Kami istirahat di rumah Mbak Mega Syvia yang memang asli orang tegal ORTEGA. Pagi harinya kami menuju ke tempat wisata pemandian air panas GUCI TEGAL. Pemandian air panas Guci Tegal Berendam air panas disana sungguh membuat badan ini terasa nyaman dan hilang rasa letih serta capek, namun konsekuensinya kami merasa sangat mengantuk. Hingga akhirnya kami putuskan untuk tidur dahulu, karena tidak memungkinkan memaksakan badan yang dihinggapi rasa kantuk yang luar biasa. Barulah sekitar pukul 2200 kami melanjutkan perjalanan menuju Cirebon. Tegal - Cirebon Mbak Ulfa turun di Cirebon karena ada acara Suro di Keraton Kasepuhan Cirebon. Karena kami tidak mengagendakan acara tersebut jadilah Mbak Ulfa kami turunkan di Terminal Cirebon, dan kami melanjutkan perjalanan menuju ke Jakarta. Jalan Pantura seperti biasa selalu saja ada Proyek pembangunan jalan yang mana sangat mengganggu perjalanan karena harus macet dan tersendat-sendat. Trip Pulang dari Cirebon ke Jakarta The Blues digeber terus menerus dari Jakarta - Cirebon - Demak - Kudus - Tuban - Lamongan - Gresik - Surabaya - Madura - Malang - Sragen - Solo - Jogja - Purworejo - Kebumen - Tegal - Cirebon - Jakarta lagi, dan alhamdulilah sehat saja. Namun begitu digeber di Toll dari Cikampek menuju Jakarta, The Blues knalpot The Blues patah dan mengeluarkan bunyi seperti mobil F1. Karena di dalam Toll, malam hari dan tidak ada tukang las knalpot maka The Blues dengan raungan Thundernya digeber terus sampai rumah. Sampai rumah sekitar pukul 0300 pagi, alhamdulilah kami semua selamat berangkat - pulang tanpa ada kendala yang berarti. Kamipun kelelahan dan tidur sampai siang hari. Memulai aktivitas seperti biasa lagi di Jakarta. Spesial terima kasih kepada 1. Allah SWT yang memberi perlindungan selama perjalanan berangkat - hingga pulang 2. Sri Lestari Istri yang mendampingi selama perjalanan 3. Pak Agus, yang mau menjadi driver pengganti selama perjalanan 4. Mbak Ulfa, buat singgah di Tegal 5. Semua juru kunci Makam Walisongo 6. Semua orang yang membantu dalam perjalanan kami 7. The Blues yang selalu setia mengantarkan kami dalam perjalanan ini 8. Orang tua kami 9. Saudara kami yang memberikan tumpangan pada kami selama perjalanan 10. Semua support, doa dan dukungan dari semua pihak Pak Agus dan Mbak Ulfa Note Bagi yang ingin Umroh berama kami silahkan menghubungi kami di Baitulloh Travel Haji dan Umroh Tlp 021-7272426 Fax 021-7866456 Mobile 08111558169 / 081584197950 Skype almugada Email info Website Pin bbm 76874BF8 Atau silahkan lihat artikel kami tentang Bimbingan Haji dan Umroh juga Perjalanan Umroh ke Baitulloh
Program Hari Ke 1 Penjemputan Airport – Surabaya L/D Rombongan tiba di Surabaya siang hari dijemput oleh pemandu kami dilanjutkan, Pusat bordir dan batik indah Bordir, Industri kerajinan Kulit permata Tanggul Angin, makan siang dan city tour surabaya Mengunjungi masjid Al – Akbar Surabaya yang merupakan masjid terbesar di jawa timur, lalu mengunjungi Icon Sura & Boyo KOta Surabaya, kemudian dilanjutkan menuju makam dan masjid sunan ampel dilanjutkan makan malam di lokal resto dan menuju hotel untuk check in – acara bebas istirahat untuk tour ziarah keesokan hari HARI KE 2 Surabaya – Tuban Jawa Timur – Kudus Jawa Tengah B/L/D Sarapan pagi di hotel dan check out, perjalanan tour ziarah dimulai dengan perjalanan menuju Gresik ziarah ke makam Sunan Gresik, dan makam Sunan Giri, Setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju Lamongan untuk ziarah ke makam Sunan Drajat, kemudian dilanjutkan perjalanan menuju kota Tuban untuk ziarah ke makam Sunan Bonang. Malam hari check in Hotel di Kota Tuban atau Rembang istirahat. HARI KE 3 Kudus – Semarang Jawa Tengah B/L/D Setelah sarapan pagi, rombongan akan check out hotel untuk melanjutkan perjalanan ziarah menuju makam Sunan Muria, perjalanan dilanjutkan menuju Kudus untuk ziarah ke makam Sunan Kudus. Setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju Demak ziarah ke makam Sunan Kalijaga di Kadilangu serta melalui Masjid Agung Demak, Makan siang dan makan malam akan di sajikan di rumah makan local setempat, Malam hari check in hotel di semarang – acara bebas / istirahat. HARI KE 4 Semarang – Cirebon – Jakarta B/L/D Sarapan pagi di hotel dan check out, melanjutkan perjalanan menuju Cirebon dengan mampir di pusat batik pekalongan, dan diperkirakan tiba di cirebon siang hari dan langsung ziarah ke makam Sunan Gunung Jati, kemudian melanjutkan perjalanan menuju kota Jakarta check in hotel di 88 Grogol jakarta makan siang dan malam di lokal resto dan check in hotel di Jakarta untuk istirahat. HARI KE 5 Shopping Tanah Abang – Airport Jakarta B Sarapan pagi di hotel dan check out pada pukul di tanah abang membeli belah lalu transfer ke lapangan terbang pada waktu sore hari yang telah ditentukan ke bandara soekarno hatta disarankan ambil penerbangan petang hari, berakhirlah rangkaian perjalanan wisata ziarah kita. Paxs Hotel*/**Twin / Triple Share 10 Orang 30 Orang 40 Orang 50 Orang Surabaya Hotel 88 Embong Kenongo atau setaraf. Rembang Hotel Kencana atau setaraf. Semarang Hotel Pop atau setaraf Jakarta Hotel 88 Grogol atau setaraf SYARAT DAN KETENTUAN sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu sebelum ada persetujuan harga paket dan akan disesuaikan jika terjadi kenaikan BBM, paket dihitung per seorang untuk wisatawan local/domestik. yang digunakan ELF/Hiace, Medium Bus dan Big bus. Pemakaian mobil tergantung persediaan pada saat pemesanan dan jumlah peserta. Paket sudah termasuk Transportasi AC sesuai jumlah peserta BBM, Parkir, Tol, Retribusi, dll. Tour Leader & Ustad pembimbing doa khusus bus Akomodasi hotel sesuai paket dipilih 1 kamar 2-3 orang. Tiket Masuk Ziarah dan donasi Makan sesuai dengan program Set menu / Prasmanan. Air Mineral Selama perjalanan. Snack pada saat berangkat Paket belum termasuk Tiket kapal terbang pp, Kelebihan bagasi, Airport Tax, porter. Tipping untuk Sopir dan TL. Insurance perjalanan Biaya naik Ojek, Becak, dll di tempat wisata/ziarah Makan dan minum diluar menu yang disediakan. Sumbangan pribadi dan Pengeluaran pribadi lainnya minibar, laundry, telephone Deposit minimal 50%, dan sisa pembayaran nya pada 2 minggu sebelum tanggal keberangkatan penjemputan. fasilitas dapat disesuaikan dengan permintaan by request dari tamu dengan menyesuaikan harga paket. yang tidak diambil tidak dapat di kembalikan dengan alasan apapun. pembatalan ini tidak berlaku bilamana rekanan atau partner kerja ARBY Tour & Travel mempunyai kebijakan lain mengenai biaya pembatalan dan disesuikan dengan ketentuan dari pihak travel. diluar musim libur sekolah, lebaran & Tahun baru high/peak season. REKENING BANK INDONESIA IDR A/C Name ROBBY SUTRISNO BANK NAME MANDIRI BANK SWIFT CODE BMRIIDJA ACCOUNT 124-000-215-0788
Sunan Kudus. Penyebaran agama Islam di Pulau Jawa tak terlepas dari peran Wali Songo. Wali Songo atau sembilan orang yang dipercaya ini merupakan tokoh Islam yang dihormati di Indonesia, terutama di Pulau menghormati sekaligus mengenang jasa-jasanya, banyak umat muslim yang berziarah ke makamnya. Makam-makam para wali pun dijadikan jujugan wisata saat bulan Ramadan tiba, kawasan makam Wali Songo sangat ramai, lho. Kalau kamu berencana berwisata religi ke makam Wali Songo, simak daftar lokasinya di bawah ini!1. Makam Sunan GresikSunan Gresik. Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim dianggap sebagai orang yang pertama menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa. Setelah meninggal dunia, Sunan Gresik dimakamkan di sebuah bangunan berbentuk pendopo yang berisi makam istri beserta anaknya. Jaraknya hanya sekitar 200 meter dari Kota Jalan Malik Ibrahim Nomor 52-62, Kelurahan Bedilan, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa TimurJam operasional 24 jamHarga gratis2. Makam Sunan AmpelSunan Ampel. Kompleks pemakaman Sunan Ampel berada di dekat Masjid Ampel yang didirikan pada tahun 1421. Di sekitar kawasan ini, terdapat pasar yang menjual kurma, peralatan salat, makanan khas Arab, dan lain-lain. Saat bulan Ramadan tiba, biasanya jumlah peziarahnya mencapai puluhan ribu Jalan Ampel Masjid Nomor 43, Kelurahan Ampel. Kecamatan Semampir, Surabaya, Jawa TimurJam operasional 24 jamHarga gratis3. Makam Sunan BonangSunan Bonang. Sunan Bonang adalah anak dari Sunan Ampel bersama istri pertamanya yang bernama Dewi Candra Wati. Untuk menuju kompleks pemakaman Sunan Bonang, kamu harus naik becak seharga Rp18 ribu pulang dan di lokasi, kamu bisa melihat ratusan makam dengan jalan setapak menuju ke pendopo di mana Sunan Bonang Jalan KH Mustain, Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jawa TimurJam operasional 24 jamHarga gratis4. Makam Sunan DrajatSunan Drajat.. Tak jauh berbeda dengan makam Wali Songo lainnya, makam Sunan Drajat pun ditempatkan di bangunan menyerupai pendopo berbentuk cungkup. Saat memasuki makam, kamu akan melewati gerbang batu dengan ukiran tumbuhan. Di sekitar kawasan ini terdapat ada pasar yang menjual aneka makanan Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa TimurJam operasional 24 jamHarga gratis5. Makam Sunan KudusSunan Kudus. Saat memasuki kawasan ini, kamu akan langsung melihat Masjid Menara Kudus yang bentuknya menyerupai candi. Di kawasan makam utama Sunan Kudus, ada bangunan kecil yang biasanya ditutupi kelambu. Para peziarah bisa berdoa di sekeliling bangunan kecil Kelurahan Kauman, Kecamatan Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa TengahJam operasional 24 jamHarga gratis Baca Juga 10 Masjid Unik Paling Indah se-Asia, Indonesia Salah Satunya 6. Makam Sunan GiriSunan Giri. Di area pintu masuk makam Sunan Giri, ada Candi Bentar yang dijaga patung naga besar. Untuk makam Sunan Giri dikelilingi tembok kayu dengan ukiran indah. Di sekitar makam ini, ada cungkup milik Sunan Dalem, yakni anak dari Sunan Jalan Sunan Prapen Nomor 7, Kelurahan Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa TimurJam operasional 24 jamHarga gratis7. Makam Sunan KalijagaSunan Kalijaga. Makam Sunan Kalijaga berada di kompleks Masjid Agung Demak. Sebelum memasuki kawasan ini, kamu harus mengisi buku tamu itu, barulah masuk ke area makam. Untuk makam Sunan Kalijaga sendiri dilapisi keramik dengan pilar bertuliskan Jalan Raden Sahid, Kelurahan Kadilangu, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Jawa TengahJam operasional 24 jamHarga gratis8. Makam Sunan MuriaSunan Muria. Makam Sunan Muria berada pada ketinggian meter di atas permukaan laut. Di kawasan ini pun ada Masjid Sunan Muria yang gak kalah dengan makam Wali Songo lainnya, kawasan ini lebih sejuk dengan pemandangan yang cantik, karena berada di dekat Gunung Desa Colo, Kecamatan Gawe, Kabupaten Kudus, Jawa TengahJam operasional 24 jamHarga gratis9. Makam Sunan Gunung JatiSunan Gunung Jati. Bangunan makam ini memiliki gaya arsitektur Jawa, Tiongkok, dan Arab. Dindingnya dihiasi dengan keramik yang berumur ratusan pula ukiran kaligrafi yang bikin makin menawan. Di sekitar kawasan ini, banyak sekali tempat makan yang menyajikan aneka hidangan, Jalan Alun-alun Ciledug Nomor 53, Kelurahan Astana, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Jawa BaratJam operasional 24 jamHarga gratisDari beberapa wisata Wali Songo di Pulau Jawa, kamu udah pernah berkunjung ke mana aja, nih? Baca Juga 10 Wisata Religi di Gresik, Rekomendasi Pelesiran saat Ramadan
Hari Ke 1 11 / 03 / 12 Surabaya – Tuban Jawa TimurDari Banjarmasin Rombongan berangkat pagi hari tiba di Surabaya, untuk kemudian ziarah ke makam Sunan Ampel. Setelah itu melanjutkan perjalanan menuju Gresik ziarah ke makam Sunan Gresik, dan makam Sunan Giri, Setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju Lamongan untuk ziarah ke makam Sunan Drajat, kemudian dilanjutkan perjalanan menuju kota Tuban untuk ziarah ke makam Sunan Bonang. Makan siang dan makan malam akan di sajikan di rumah makan local hari cek in Hotel di Muria acara bebas / istirahat.1. Makam Sunan Ampel 2. Makam Sunan Gresik 3. Makam Sunan Giri 4. Makam Sunan Drajat 5. Makam Sunan BonangHari Ke 2 12 / 03 / 12 Muria - Kudus – Demak Jawa TengahSetelah sholat subuh, rombongan akan check out hotel untuk melanjutkan perjalanan ziarah menuju makam Sunan Muria, perjalanan dilanjutkan menuju Kudus untuk ziarah ke makam Sunan Kudus. Setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju Demak ziarah ke makam Sunan Kalijaga di Kadilangu serta mengunjungi Masjid Agung Demak. Setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju Kota siang dan makan malam akan di sajikan di rumah makan local hari cek in Hotel di Anugerah Palace Hotel Solo-acara bebas / istirahat.6. Makam Sunan Muria7. Makam Sunan Kudus8. Makam Sunan KalijagaHari Ke 3 13 / 03 / 12 Di Solo Acara Haul Habib Ali Simtuddurar Jawa Tengah Bermalam di Hotel Anugerah PalaceHari Ke 4 14 / 03 / 12 Di Solo Acara Haul Habib Ali Simtuddurar Jawa TengahHari Ke 5 15 / 03 / 12 Cirebon Jawa BaratSetelah sholat Ashar, dari Solo rombongan akan check out hotel untuk melanjutkan perjalanan menuju Cirebon guna ziarah ke makam Sunan Gunung Jati, kemudian perjalanan dilanjutkan menuju Bogor ziarah ke makam Empang Bogor, setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju Jakarta untuk ziarah ke makam Luar siang dan makan malam akan di sajikan di rumah makan local setempat. Malam hari istirahat dihotel acara bebas / istirahat.9. Makam Sunan Gunung Jati Hari Ke 6 16 / 03 / 12 Jakarta Ø Makam Habib Abdullah bin Muhsin Al-Atthas - Kramat Empang Bogor Ø Makam Habib Husien bin Abu Bakar Al-Aydrus - Kramat Luar Batang Jakarta UtaraØ Makam Habib Hasan bin Muhammad al Haddad - Priuk - Koja Jakarta UtaraØ Makam Habib Balawi, Al-Syathiri, Al-Qudsi - Kp. Bandan Jakarta UtaraØ Makam Habib Ali bin Abdulrahman Al-Habsyi - Kwitang Jakarta PusatØ Makam Habib Ali bin Husien Al-Atthas – Condet Jakarta Timur Ø Makam Habib Utsman Betawi - Pondok Bambu Jakarta Timur Ø Makam Habib Ahmad bin Alwi al Haddad - Kuncung - Kalibata Jakarta Selatan Persiapan Balik Menuju Banjarmasin Kalimantan Selatan
rute ziarah wali songo dari cirebon